SELAMAT DATANG di SDIT Harapan Bunda Manado

Kami Belajar..kami bermain..dan kami berusaha setelah berdo'a..

Bismillahirohmanirrohim....

"berdo'a" penyandaran diri kepada Sang Pencipta senantiasa ditanamkan dan diterapkan dalam setiap aktifitas pembelajaran

CERIA...

aktifitas belajar dalam kelas..

HUP-HAP-HUP...

olah jasmani menjadi agenda rutin mingguan kami..

HAYO...rapatkan shaf-nya.......

sinergi antara jasmani-rohani-maupun intelegensi..

ALHAMDULILLAH..SEHAT dan CERIA...

Sehat dan ceria rehat usai olah raga..

ALLOHUMMA BARIKLANA......

Suasana Kebersamaan yang senantiasa diterapkan dalam setiap kegiatan..

SOSIAL,AKADEMIK,TEHNOLOGI......

Berbagai aspek kecerdasan berusaha kami kembangkan di SDIT Harapan Bunda Manado..

MENGENAL DAN MENCINTA ALAM......

Belajar bersama alam....

Please Bantu Saya, Like This !!!

×

Powered By Blogger Widget and Get This Widget

Kerja Keras, Fokus, dan Doa Mengantarkan Perwakilan SDIT Harapan Bunda Manado Menuju Panggung Babak Semifinal Olimpiade Sains Kuark 2018


       Perhelatan akbar Olimpiade Sains Kuark 2018 sudah berlangsung. Untuk pertama kalinya, siswa siswi SDIT Harapan Bunda Manado mampu menjajaki ajang ini hingga tahap semifinal. Mereka yang berhasil maju ke babak selanjutnya, di antaranya: Akmal Abimayu W, Nailah Zulfa A, Baiq Humaira Sabrina H, dan Muhammad Ade Rasya. Berikut ungkapan dari Ustadzah Haryati, S.Pd, sebagai bentuk  rasa syukur sekaligus wujud kebanggaan: ”Alhamdulillah, perwakilan siswa siswi kami SDIT Harapan Bunda Manado lolos ke tingkat semifinal pada Olimpiade Sains Kuark (OSK) 2018 Tingkat Sulawesi, perjuangan dan semangat belajar mereka selama mengikuti proses hingga tahap ini telah menorehkan hasil yang cemerlang, selamat kepada Ananda semua, jangan letih belajar dan berdoa untuk babak selanjutnya, mari kita harumkan nama baik Provinsi Sulawesi Utara!.”
       Olimpiade Sains Kuark (OSK) 2018 merupakan ajang kompetisi sains SD/MI terbesar di Indonesia , saat ini akan memasuki babak semifinal OSK. Setelah melalui berbagai proses seleksi sebelumnya, yaitu babak pendaftaran pada bulan Desember 2017 dan penyisihan pada bulan Februari 2018 . kini terpilih 45 peserta untuk level 2 dan 41 peserta  untuk level 3 semifinal  OSK. Mereka berasal dari beberapa sekolah yang ada di kabupaten Provinsi Sulawesi Utara. Para peserta semifinal akan berkompetisi di babak semifinal yang akan diselenggarakan pada 28 April 2018 di Kota Manado. Tingkat persaingan semakin meningkat jika dibandingkan dari tahun-tahun sebelumnya. Tahun sebelumnya peserta OSK mencapai 93.156 peserta dari seluruh provinsi yang ada di Indonesia. Kompetisi yang terbuka bagi seluruh siswa SD/MI di Indonesia dapat mengikutinya, memberikan kesempatan keikutsertaan  seluruh anak Indonesia.
       Meningkatnya taraf partisipasi kabupaten/kota dari seluruh provinsi di Indonesia, membuktikan bahwa  anak-anak Indonesia tentu cinta dengan ilmu sains. Terkait ilmu Imam Syafi’i, beliau rahimahullah berkata dalam kitab Diwan Al-Imam Asy-Syafi’i, “Bahwa sesungguhnya gagalnya mempelajari ilmu karena memusuhinya.” Sehingga keberhasilan mempelajari ilmu karena kecintaannya. Berangkat dari kecintaan tersebut maka ini sebuah modal  bagi siswa siswi SDIT Harapan Bunda Manado dan bangsa ini untuk mempersiapkan masa mendatang dengan baik. Penguasaan konsep sains yang tepat membantu mereka untuk memecahkan masalah dengan menitikberatkan pada  logika sehingga dihasilkan keputusan terbaik, sehingga negara kita tercinta ini dipenuhi oleh pemimpin dengan kompetensi global dan pemahaman akar rumput.
       OSK tidak hanya sebagai kancah kompetisi bagi para jagoan sains, gelar juara bukan destinasi esensial dari Olimpiade Sains Kuark, melainkan juga memberikan pengalaman dan pengetahuan tentang, kebanggaan , kejujuran, sikap cinta tanah air, arti sebuah perjuangan dan persahabatan, serta kiat meraih mimpi. Sehingga  para peserta mampu mengasah kemampuan yang wajib melekat pada setiap penerus bangsa Indonesia di dunia yang kompetitif ini, seperti kemampuan problem solving dan berpikir kritis. Mari melangkah bersama untuk ambil bagian mengembangkan dan memajukan pendidikan di Indonesia.


Outing Class SDIT Harapan Bunda Manado Tahun Pelajaran 2017/2018



     SDIT Harapan Bunda Manado telah melaksanakan Outing Class bagi level 1, 2, dan 3. Outing class merupakan kegiatan rutinitas tahunan yang dilaksanakan setelah pelaksanaan MID semester. Outing Tahun Pelajaran 2017/2018 mengusung tema pembelajaran tentang “Kepedulian Mewujudkan Ukhuwah Taqwa dan Prestasi”. Outing class level 1, 2, dan 3 diadakan pada hari Selasa, 20 Maret 2018 dengan mengunjungi Kantor Badan SAR Nasional Manado yang terletak di Jl. Raya Manado, Bitung, Minahasa, Kaasar, Kauditan, Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara.
     Penentuan lokasi sesuai dengan hasil Rapat Mingguan pada hari Kamis. Dengan fokus kegiatan pada pengetahuan tentang profesi petugas SAR, tindakan dan perilaku aman ketika terjadi bencana alam, perlengkapan keselamatan, dan beberapa sarana SAR. Kegiatan ini dimaksudkan agar siswa siswi mendapatkan pengetahuan dan pengalaman yang berkesan dan mendalam dalam benak mereka sehingga termotivasi giat belajar pada setiap proses pembelajaran di dalam maupun luar kelas.
     Tepat pukul 07:00 WITA, siswa siswi berkumpul di lapangan sekolah. Setelah siswa berkumpul, salah satu Ustadz menyebutkan satu persatu nama siswa siswi yang telah dikelompokkan. Pembagian kelompok sudah selesai, para siswa siswi berbaris sesuai dengan kelompoknya masing-masing hingga terbentuk 7 kelompok, setiap kelompok terdiri dari ± 25 siswa. Setiap kelompok di dampingi 4 Ustadz dan Ustazah. Sembari menunggu kedatangan bus, para siswa siswi bersuka ria dengan menyanyikan beberapa judul lagu anak-anak yang mereka hafal. Kabar berita kedatangan bus telah sampai di telinga mereka. Mereka pun serontak bersorak sorai sebab kendaraan yang akan membawa mereka ke Basarnas telah sampai dan menunggu mereka di tempat yang telah ditentukan sebelumnya. Bus yang berjumlah 7 unit pun berangkat dan anak-anak tampak semangat karena satu jam ke depan mereka akan sampai di Basarnas.
     Pukul 08.30 WITA rombongan SDIT Harapan Bunda Manado tiba di Kantor Basarnas Manado. Terlihat beberapa petugas berseragam lengkap Basarnas menyambut dengan senyuman. Siswa siswi berjalan menuju aula. Sesampainya di aula, fasilitator Basarnas menyampaikan rangkaian kegiatan dan tata tertib yang selama outing class berlangsung. Setelah mendengarkan beberapa arahan dari fasilitator, maka tiba saatnya siswa siswi menyimak materi tentang penanganan pertama ketika terjadi bencana alam.
     Berikut beberapa kutipan materi dari fasilitator: “Petugas SAR memberikan pertolongan terhadap korban yang tertimpa bencana seperti banjir, longsor, gempa bumi, dan tsunami. Sehingga, petugas SAR melakukan upaya pertolongan dengan menggunakan keahlian khusus yang dimiliki oleh setiap petugas SAR”. Di sela penyampaian materi, fasilitator mengajak salah satu siswa siswi untuk memperagakan penggunaan life jacket (jaket pelampung) ketika berada di dalam air. Selain memperlihatkan dan memperagakan perlengkapan keselamatan ketika terjadi bencana banjir, fasilitator juga menunjukkan sikap aman ketika terjadi gempa bumi. Pada bagian ini, fasilitator mengajak siswa siswi belajar sambil bernyanyi, seketika aula bergemuruh oleh suara merdu mereka.  Mereka bernyanyi dengan lirik seperti ini, “Kalau ada gempa, lindungi kepala. Kalau ada gempa, hindarilah kaca! Kalau ada gempa, masuk kolong meja. Kalau ada gempa, keluar dari rumah”.
     Penutupan materi diakhiri simulasi keselamatan oleh siswa siswi ketika terjadi bencana gempa dengan meletakkan tas di atas kepala mereka sambil berjalan menuju lapangan Basarnas. Sesampai di lapangan, mereka berkumpul sesuai dengan kelompok masing-masing. Sambil berkeliling, fasilitator memperkenalkan beberapa sarana keselamatan yang dimiliki oleh Basarnas seperti: Perahu Karet, Jet SKY, RIB, Truck Personil, Rescue Truck, Bus, Truck Angkut Amphibious, Motor Trail dan lain-lain sebagainya. Mereka menyimak dengan seksama. Beberapa dari mereka sesekali menoleh ke belakang, menyaksikan Gunung Klabat menjulang sangat tinggi yang menarik perhatian. Setelah berkeliling, petugas SAR mengajak siswa siswi untuk mengendarai beberapa sarana yang terdapat di kantor Basarnas. Secara bergantian mereka menaiki mobil ATV yang dikemudikan oleh beberapa petugas Basarnas, raut wajah mereka tampak semangat dan antusias. Kendaraan yang mereka kendarai berjalan dan bergerak mengikuti jalur sepanjang jalan yang mengelilingi Kantor Basarnas. Para pengemudi menunjukkan kemampuan mereka menaklukkan jalur terjal, menanjak, belokan tajam, dan jalur lurus. Hal ini diperlukan demi keselamatan para korban bencana ketika terjadi bencana alam. Kegiatan ini berlangsung selama ±1 setengah jam.
     Pada Pukul 12.30, kelompok 1, 2, dan 3 berkumpul di ruangan yang ada di lantai dasar sedangkan kelompok 4, 5, dan 6 berkumpul di aula. Siswa siswi diarahkan untuk melaksanakan Shalat Dzuhur secara berjamah. Setelah melaksanakan shalat, mereka kemudian makan siang. Sebelum beranjak dari tempat makan, mereka membersihkan sisa makanan, botol dan kotak makanan yang masih ada berserakan di lantai sebagai bentuk tanggung jawab menjaga kebersihan. Waktu istirahat pun telah selesai, setiap kelompok bersiap-siap untuk menaklukkan rasa takut mereka pada outbond flying fox. Meskipun terlihat canggung menggerakkan tiap hentakan kaki menuju letak penerjunan, satu persatu dari mereka berhasil terjun hingga garis finis yang membentang dari lantai dua sampai pagar bagian depan Basarnas. Oleh karena waktu yang sangat terbatas, sebagian kecil dari mereka tidak bisa mencoba sensasi menaklukkan outbond flying fox.
     Tidak terasa siswa siswi telah melalui waktu sebanyak ±5 jam untuk melaksanakan berbagai kegiatan di Basarnas. Jam tepat menunjukkan Pukul 14:15, sesuai dengan random acara, arah jarum jam telah menandakan detik terakhir sebelum acara penutupan. Pada bagian penutupan, Ustadzah Hariyati selaku Kepala Sekolah SD IT Harapan Bunda Manado, menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh jajaran pihak Basarnas Manado yang telah bersedia meluangkan waktu untuk menyampaikan materi penanggulangan bencana alam. Sehingga siswa siswi mengetahui sikap aman ketika terjadi bencana alam khususnya gempa dan banjir. Pada penghujung kegiatan, pihak Basarnas memberikan kalender dan buku berjudul Berkunjung Ke Kantor SAR dan Recue News yang akan dijadikan sebagai koleksi buku perpustakaan SDIT Harapan Bunda Manado. Dari pihak sekolah juga memberikan Piagam Penghargaan kepada Basarnas Manado. Waktu berkunjung telah selasai, sudah waktunya kembali ke sekolah. Siswa siswi dengan tertib menaiki bus masing-masing. satu persatu bus meninggalkan kantor Basarnas Manado, beriringan dengan lambaian tangan sebagai tanda perpisahan.
     Berikut beberapa foto kegiatan outing class: 






 

Pelaksanaan O2SN-SD Cabang Olahraga Badminton Tingkat Kecamatan Tuminting

08 Maret 2018. Mentari menyambut pagi hari dengan senyum yang begitu hangat. Murid-murid SD IT Harapan Bunda Manado sibuk dengan berbagai aktivitas di antaranya, ada yang berlarian, bermain petak umpet, berbicara dengan sahabat karibnya, mengatur dan menata rapi buku Perpustakaan Mini kelas mereka. Dibalik semua kegiatan yang mereka lakukan, terdengar suara sorak sorak-sorai menyebut beberapa nama.
Mereka bersorak sebagai ungkapan kebahagiaan sekaligus dukungan, sebab hari ini sahabat mereka (Arrafi, Ika, dan Salwaa) akan berkompetisi mewakili SD IT Harapan Bunda Manado di ajang O2SN Tingkat Kecamatan Tuminting pada cabang olahraga Badminton. Kegiatan O2SN merupakan salah satu wahana pembelajaran pendidikan jasmani dan olahraga dengan memupuk nilai-nilai pendidikan karakter seperti kedisiplinan, daya juang, kreativitas, sportif, kompetitif, solidaritas, dan bertanggung jawab.
Peluit berbunyi sebagai tanda bahwa pertandingan segera dimulai. Seluruh peserta lomba  berusaha mengerahkan seluruh kemampuan mereka untuk memenangkan pertandingan. Semangat dan kerja keras mereka nampak pada gerakan lincah dan pukulan keras setiap kali shuttlecock mengenai raket yang mereka pegang. Poin demi poin mereka kumpulkan hingga pertandingan pun berakhir.
Setelah melalui seluruh tahap kompetisi, maka pemenang pun telah ditentukan. Berkat kesabaran, kerja keras, dan doa, perwakilan SD IT Harapan Bunda kategori Badminton Tunggal Putra memperoleh Juara 3 atas nama Arafi Affandi Baksh; kategori Badminton Tunggal Putri memperoleh Juara 1 atas nama Friyaningsih Angge.
Berikut Beberapa momen saat berada di lapangan Badminton:












PERNIK PENDIDIKAN

TOKOH DUNIA ISLAM

GAME PENDIDIKAN

PARA PENEMU

CERITA ANAK ISLAM